PENDAHULUAN
Definisi Komputer
Komputer merupakan mesin elektronik yang memiliki kemampuan untuk melakukan perhitungan-perhitungan yang rumit secara cepat terhadap data-data menggunakan instruksi. Atas dasar pengertian tersebut, pelaksanaan perhitungan menggunakan computer menggunakan dua perangkat yaitu perangkat keras (hardware) yang berupa mesin elektronik itu sendiri dan perangkat lunak (software) yang berupa kumpulan instruksi dan program.
Berdasarkan kecepatan dan kapasitas data yang diproses, computer dibedakan atas computer berukuran besar (large computer), sedang (medium computer), kecil (mini computer), dan mikrokomputer. Walaupun mikrokomputer merupakan jenis yang paling kecil kapasitasnya dan paling rendah kecepatannya, namun penggunaannya sangat fleksibel mencakup bidang yang sangat luas. Keunggulan yang penting dari mikrokomputer adalah harganya yang relative lebih murah dibandingkan dengan jenis lainnya.
PENGENALAN KOMPONEN-KOMPONEN PERANGKAT KERAS KOMPUTER
Eleman-eleman system computer
Computer dibentuk dari bagian-bagian yang terstandarisasi, termasuk komponen tambahan dan expansion card untuk melakukan suatu fungsi tertentu pada computer.
Tujuan pokok dari system computer adalah mengelola data untu menghasilkan informasi. Supaya tujuan pokok tersebut terlaksana, maka harus ada elemen-elemen tersebut seperti perangkat keras (hardwere), perangkat lunak (software), dan manusia (brainware).
Perangkat keras atau disebut juga piranti keras adalah peralatan di system computer yang secara fisik terlihat dan dapat dijamah. Perangkat lunak (piranti lunak) adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data. Brainware adalah manusia yang terlibat didalam mengoprasikan serta mengatur system computer.
Ketiga elamen system tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak, maka computer tidak akan barfungsi seperi yang diharapkan, begitu juga sebaliknya, yang ada hanya benda mati saja. Bagitu juga dengan perangkat keras yang telah terinstal perangkat lunak tetapi tidak ada user, computer tidak akan dapat beroprasi.
Pengenalan Komponen-komponen Perangkat Keras Komputer (Motherboard)
Komponen-komponen perangkat keras computer meliputi: Motherboard (papan induk / papan utama), Mikroposesor (atau disebut prosesor saja), RAM, casing, VGA Card, Disk Drive, Hard Disk, CD/DVD ROM/RW, Monitor, dan lain-lain.
Disini akan dijelaskan komponen-komponen Motherboard dan fungsinya
Motherboard merupakan board / papan induk dimana semua device dipasang mulai dari prosesor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll.
Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Motherboard adalah bahwa setiap motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merek atau type antara lain:
Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan prosesor tertentu, yaitu type socket atau slot yang tersedia untuk prosesor.
Kemampuan motherboard untuk bisa di UP-grade dengan kecepatan prosesor berapa. Umumnya motherboard mampu di UP-grade dengan mengganti prosesor.
Informasi tentang hal dengan prosesor LGA P-4 dengan motherboard socket 775 pada motherboard ini terdapat pin-pin tersebut berada dibawah prosesor, begitu juga AMD saingan dari Intel mengeluarkan prosesor AMD Althon-64 dengan motherboard socket 754.
Kalau kita mengamati sebuah motherboard, maka kita akan mendapati bahwa sebenarnya ia terdiri dari banyak komponen. Komponen ini saling berhubungan dan bekerja sama. Ada banyak sekali produsen motherboard diantaranya adalah INTEL, ASUS, IWILL, ABIT, BIOSTAR, NFORCE3, EXTREAM, WINFAS, AMD, GIGABYTE. Dan masih banyak yang lainnya. Motherboard menggabungkan seluruh komponen PC mulai dari PROSESOR , MEMORY, SOUND CARD, I/O, dsb. sedangkan PCB motherboad terbuat dari fibreglass dan track tembaga menghubungkan antara komponen, kemampuan, dan kecepatan kerja computer ditentukan juga oleh motherboard. Berikut akan dijelaskan secara garis besar beberapa komponen utama dari motherboard serta istilah yang biasa kita dengar tentang motherboard.
Socket Prosesor
Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Tipe socket itu mulai digunakan mulai prosesor 286 hingga sekarang. Ada beberapa jenis socket prosesor, contohnya DIP (400 pin) untuk prosesor 8088/8086, soket 3 (168 pin) untuk prosesor 486, soket 5 dan 7 (321 pin) untuk prosesor Pentium, soket 8 (371 pin) untuk prosesor Pentium Pro, slot 1 untuk Pentium II, slot a untuk AMD K7, dan sebagainya.
Pilihan lain selain soket adalah system slot pernah dipakai untuk prosesor Pentium II dan Pentium III genarasi pertama. Lantaran karena ongkos produksinya lebih mahal ketimbang memakai soket maka kemudian ditinggalkan lagi.
Contoh lain: soket 7 untuk prosesor Intel Pentium P55C (Pentium MMX), Cyris/IBM 6x686L /6x86MX/MII dan AMD K6/K6-2/K6-III, soket 370 untuk prosesor Intel Pentium III dan Caleron. Soket A untuk prosesor AMD Althon dan Duron serta soket 423/478 untuk prosesor Pentium 4.
Socket memory
Socket ini merupakan tempat untuk menempatkan memory (dalam hal ini yang dimaksud adalah RAM) pada motherboard. Socket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki soket sebanyak 3 atau 4 buah tergantung dari chipset yang digunakan.
Untuk memory EDO , soket SIMM yanh harus dimiliki adalah soket 72 pin (dulu ada yang tipe 30 pin), untuk memory SDRAM, soket DIMM yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk jenis DDR soket yang dipasang adalah socket 184 pin. Sedangkan yang dimiliki DDR2 adalah 240 pin.
c. CMOS
Singkatan dari Complementari Mental Oxide Semiconduktor. Dari bentuknya sudah kelihatan , ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat menyimpan setting-annya selama baterai yang men-supply masih baik. Dalam hal ini CMOS adalah ROM BIOS. Ada beberapa produsen seperti PhonixBIOS, AMIBIOS (American Megatrends Inc.), dan AWARDBIOS. Masing-masing produsen memiliki tampilan dan fitur BIOS Setup tersendiri.
d. Chipset .
Ada beberapa produsen chipset yaitu OPTI, UMC, Ali (ACER Laboratories Inc.), SiS, VIA dan si raja chipset Intel Corp. Beberapa contoh chip Intel:
i430FX (Triton I), i430HX (Triton II), 1430VX (Troton III), i430TX, semuanya mendukung soket 5/7.
i450GX (Orion), i450KX (Mars), mendukung Pentium Pro.
i450FX (Natoma), i440BX, i440GX, i440NX mendukung Pentium II.
Komponen pada Motherboard yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge, dan south britge. Meski demikian masih ada juga yang sama terdiri dari satu chipset yang sudah terintegrasi seperti Sis 735 yang support untuk Prosesor AMD
Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antar komponen yang terpasang pada motherboard.
Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain. Chip pada noth britge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP dan memory utama system (RAM dan ROM). Sementara, chips south bridge mengatur aliran data dari piranti input output, bus PCI, interface hard disk dan floppy serta piranti eksternal lainnya. Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya disbanding south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, atau kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.
e. Slot Expansi
Adalah untuk memasang perangkat seperti VGA Card, Sound Card, LAN Card, TV tuner internal atau modem internal.
Ada beberapa jenis slot ekspansi:
ISA 8-bit
ISA 16-bit
EISA 32-bit
VESA 32-bit
MCA 32-bit
PCI 32-bit
AGP 64-bit
Slot ini mempunyai beberapa teknologi, yaitu VESA (Video electronic standart Association) atau sering disebut VL-BUS atau VLB (VESA Local Bus), ISA (Industry Standart Architecture), EISA (Extended ISA), PCI (Peripheral Component Interconnect) AGP (Accelerated Graphics Port).
Port Piranti Eksternal ( Serial, Pararel, audio, USB)
Terdapat 2 port serial (COM 1 dan COM 2) serta 1 port pararel (LPTI). Biasanya letaknya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya sebagai sarana untuk memberikan masukan (input) dan keluaran (output) pada system computer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula port USB (Universal Serial Bus) untuk berhubungan dengan peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital dan peripheral lain yang berbasis USB. Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port Internet untuk masuk dalam jaringan computer. Type yang semacam ini memang tidak terlalu banyak , namun sangat membantu terutama untuk digunakan pada perkantoran kecil atau warnet yang punya anggaran minim.
Peralatan Input / Output (I/O = masukan atau keluaran), yaitu piranti-piranti eksternal (peripheral) yang dibutuhkan untuk berhubungan dengan dunia luar (termasuk dengan manusia sebagai pengguna computer) yang dalam hal ini berfungsi menerima input dan mengeluarkan output. Beberapa piranti yang dapat dikatagorikan sebagai piranti masukan / keluaran adalah sebagai berikut:
Layar Monitor (untuk keperluan penampilan suatu proses dan hasil)
Papan ketik keyboard (untuk pemasukan data berupa teks, maupun baris-baris perintah / command line) .
Printer (untuk keperluan pencetakan)
Mouse ( untuk pemasukan data yang bersifat spasial / berhubungan dengan koordinat maupun pemberian perintah).
Scanner (untuk memasukkan data citra)
Dan lain-lain.
Socket Catu Daya (Power supply, fan).
Fungsinya untuk menyuplai power ke semua komponen yang tersambung pada motherboard.
Konektor Cassing
Berfungsi untuk menyambungkan tombol / saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertai pula port konektor tambahan sebesar 12 Volt agar prosesor bisa bekerja.
Konektor IDE dan Floppy
Umumnya terdapat 2 port IDE (Primary dan Secondary) serta 1 port FDD. Pasti kita semua sudah tahu fungsinya, yaitu merupakan interface yang menyambungkan hard disk dan floppy disk ke motherboard. Saat ini interface hard disk pada motherboard yang banyak digunakan adalah IDE Ultra ATA/100 yang mampu memberikan kecepatan transfer hingga 100 MB/detik.
Ukuran motherboard
Ukuran Motherboard ada beberapa jenis mulai dari AT, Micro ATX dan ATX. Hal ini hanya berpengaruh pada pilihan casing yang akan digunakan.
Istilah-istilah pada Motherboard
BIOS
BIOS, singkatan dari Basic Input/Output system. Merupakan kumpulan informasi motherboard dan juga merupakan software berisi perintah-perintah dasar. Fungsi utamanya adalah sebagai sarana komunikasi antara system operasi dengan hardware yang terpasang pada motherboard.
BUS
Istilah yang menyatakan system aliran data yang digunakan hardware yang terpasang pada motherboard untuk berkomunikasi dengan prosesor. Satuan yang digunakan biasanya adalah frekuensi (Hertz) atau lebar bit data.
Clock Speed
Istilah ini digunakan untuk menyatakan kecepatan dari sebuah prosesor atau komponen lainnya. Angka clock speed didalam dari perkalian multiplier terhadap FSB. Semakin tinggi clock speed, maka semakin tinggi kinerja yang dihasilkan oleh prosesor atau komponen hardware tersebut. Satuan yang digunakan biasanya adalah MegaHestz (MHz) atau GigaHestz (GHz). Biasanya disebut juga sebagai kecepatan eksternal dari sebuah prosesor.
FSB
Singkatan dari Front Side Bus, yaitu yaitu bus utama yang menghubungkan antara prosesor dengan chipset motherboard. Satuan yang digunakan adalah MegaHetz (MHz).
Heatsink
Komponen yang diletakkan diatas prosesor. Fungsinya adalah menyerap panas yang dihasilkan saat prosesor bekerja. Biasanya sebuah heatsink dilengkapi sebuah kipas untuk menjaga agar suhu prosesor tetap stabil.
Overclocking
Suatu teknik yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja prosesor, memory, atau kartu grafis dengan cara meningkatkan FSB atau clock speed komponen tersebut. Teknik ini memerlukan sebuah system pendingin khusus pada komponen, karena menghasilkan panas berlebih, dimana panas berlebih ini dapat merusak system.
0 komentar:
Posting Komentar