Laraku
Aku adalah seorang yang penuh dengan ego……
Itu…. Kata hatiku…….
Namun aku masih punya sesuatu
Bahwa aku bukanlah orang yang sempurna
Dalam hatiku banyak sekali keraguan
Itu ….. kata hatiku…….
Aku teriak……Itu mauku….
Aku menangis…… itu mauku……
Aku tertawa, senyum,,,,,,, semua itu mauku…..
Tetapi kusadari…….
Jiwaku itu lemah
Aku muak dengan segalanya…..
Aku bosan…..
Dengan kehidupan itu…..
Harus dan seharusnya….. aku memahami…..
Apa itu ma’na kehidupan
Halang rintang selalu ku temui
Aku bingung……………
Seandainya aku mengerti
Seandainya aku memahaminya
Tak ‘kan pernah terjadi lagi……
Satu kata “ menyesal”
Ma’af
Salah memang kadang terjadi
Kekhilafan……
Tak sadarkan dalam diri
Apa yang telah terjadi
Rasa sombong
Rasa iri
Rasa dengki
Membaur dan menyatu dalam jiwa
Tak tahu apa yang ada
Seharusnya paham……..
Seharusnya dapat tuk saling memiliki
Satu sama lainnya
Hidup hanya sekali
‘tak kan terjadi lagi
Walau digoyahkan
Dengan permata……
Dengan berlian…..tak kan bisa
Bukalah pintu kata hati
Jika salah berada dalam ego
Pastilah kan ada
Satu kepastian dalam diri…..
Kosong
Ku berteriak dalam kesepian malamku
Ku terbekuk sendiri dalam kesepian
Suntuk….
Jenuh…..
Sepi……
Sunyi……
Dalam ruangan ini aku sendiri
Kotor berdebu, muak aku disini
Aku ingin ramai
Aku ingin bersama
Benci aku melihat semuanya
Aku igin keluar dari sini
Dan menemuka kebahagiaan kembali
Artimu bagiku
Kau dalang saat galau berpeluk pada ku
Kau berdiri dihadapanku dengan kehangatan cintamu
Kau berikan senyummu dengan menyejukkan hatimu
Kau juga memberi pelukanmu padaKu dengan kasihmu
Hari ini aku sangat membutuhkan mu
Kau sangat berarti bagiku
Kau yang pertama kali tumbuh dalam hatiku
Kau yang pertama kali bersemi di hatiku
Dan kau selalu berarti bagiku
Bunda aku slalu menyayangimu
0 komentar:
Posting Komentar